Gerakan Mahasiswa Demokratis *
Gerakan mahasiswa Indonesia yang bangkit kembali dalam tahun-tahun 80-an dan 90-an ini bukanlah suatu hal yang aneh, bila kita mau melihat dengan seksama bagaimana keseluruhan sistem Orde Baru sekarang ini dijalankan. Gerakan mahasiswa yang muncul kemudian, seperti menentang represi dan kesewenang-wenangan yang ada dalam kampus mereka, menentang penggusuran tanah-tanah rakyat, menentang proyek-proyek pemerintah atau pengusaha yang merugikan rakyat, menentang organisasi konservatif (KNPI), menentang kenaikan listrik, menentang pemilu, menentang UU Lalu Lintas, menentang SDSB, serta menentang militerisme, bahkan menen tang pusat kekuasaan serta lain-lain, harus dimengerti bahwa persoalan-persoalan tersebut merupakan cerminan krisis yang terjadi di masyarakat; dari proses sistem kapitalisme yang dija lankan oleh Orde Baru. Gerakan mahasiswa Indonesia yang bangkit kembali dengan mengambil bentuk aksi massa memberikan sumbangan yang penting dalam menghancurkan budaya diam atau "de-militansi"—sebagai hasil dari depolitisasi atau bahasa kerennya: proses pembodohan yang dijalankan Orde Baru. Hasil dari aksi-aksi massa tersebut sekaligus memberikan suatu pendidikan politik yang luas, tidak saja bagi massa yang terlibat dalam aksi melainkan juga meliputi sebagian besar mahasiswa di luar aksi, bahkan di luar mahasiswa itu sendiri (masyarakat luas). Ini bisa kita lihat dengan mara knya "unjuk rasa" yang kemudian juga menjalar di rakyat. Menurut saya aksi mahasiswa ini kemudian direspon dan akhirnya dijadikan contoh sebagai bentuk-bentuk perjuangan yang efektif oleh rakyat.
Download File: gerakan-mahasiswa-demokratis.doc
0 Kommentarer:
Post a Comment