Ahmadiyah dan Pemerintah
Oleh: Yasser Arafat
Gini nih kalau bawaannya males mulu sampai-sampai males mau nulis apa. Sebenarnya saat ini aku males banget nulis. Tetapi seakan-akan ada satu dorongan dari dalam diri, yang memaksaku untuk tetap menulis walaupun nantinya berbentuk tulisan ngawur. Lebih baik nulis ngawur daripada gak nulis, pikirku. Setidaknya ketika kita nulis ngawur di weblog, bisa diluruskan oleh banyak orang. Sedangkan nulis itu sendiri bagian dari lanjutan kerja otak dalam memahami sesuatu. Apa yang kita tulis, itulah yang kita pahami. Kalau gak nulis, maka kita tidak tau apakah pemahaman kita akan sesuatu hal itu benar atau tidak.