Jangan Golput, Selamatkan Kertas Suara Anda

Oleh: Yasser Arafat


Ditengah hiruk pikuk penyambutan pemilu legislatif maupun presiden dan wakil presiden yang tidak lama lagi digelar, rakyat digegerkan dengan fatwa haram golput yang dikeluarkan oleh MUI.


Golput (golongan putih) yang dalam terminologi ilmu politik seringkali disebut dengan voter turnout mulai muncul pada pemilu 1971. Pada saat rezim Soeharto berkuasa, golput menyatakan protes terhadap tirani kekuasaan dan pemilu yang tidak memberi ruang demokratis untuk memilih. Hal ini berimbas kepada terbangunnya pemerintahan yang tidak demokratis. Bagi Rezim Orde baru, golput adalah virus ganas yang harus diberangus.

DEMOKRASI YANG MENSEJAHTERAKAN


Oleh: Aldian Andrew Wirawan


Pemilu 2009 yang sering disebut sebagai pesta demokrasi, akan menjadi ajang unjuk gigi bagi partai-partai politik. Sesuai UU no 10 tahun 2008 kampanye akan lebih banyak dilakukan di media baik media cetak maupun elektronik. Masa kampanye selama 9 bulan merupakan suatu kemajuan dibandingkan pemilu sebelumnya yang cenderung dilakukan dengan arak-arakan dan pengerahan massa. Partai politik dapat memberikan pendidikan politik yang lebih luas kepada masyarakat karena media cetak dan elektronik telah menjangkau hampir seluruh wilayah tanah air